Salah Permulaan

9 Mei 2012

Sebelum anda melakukan segala sesuatu saya sarankan setidaknya anda mengerti apa yang menjadi tujuan dan apa alternatif bila keputusan anda menghasilkan sesuatu yang tidak anda harapkan. Hal ini terpikir oleh saya karena ada sesuatu hal yang membuat saya memikirkan hal ini. Pengalaman ini terjadi pada saat saya ke Surabaya. Ketika pulang saya mengambil arah pulang melalui tol Satelit Surabaya menuju Waru. Ketika itu sudah malam dan keadaan mengantuk.

Kesalahan saya pertama, pada saat saya melalui Jalan Tol sebelah masjid Agung saya tidak mengambil arah keluar tol tapi meneruskan sampai ada rambu Waru Tol Juanda. Pada saat itu karena ngantuk dan tidak terlalu perhatian saya mengambil arah itu, kebetulan sudah lama saya tidak ke Surabaya lewat Tol. Tidak disangka jalan itu nyambung sehingga saya baru sadar ketika sudah masuk loket tol untuk arah Juanda.

Kesalahan kedua, saya teruskan memacu kendaraan melalui Tol Juanda namun saya tidak turun di Rungkut, namun saya teruskan sampai bandara. Sampai di Bandara saya putar balik juga melalui tol tersebut lagi sampai di waru ada panah kekiri namun, sebelum tol Surabaya Mojokerto jadi seharusnya jalan tol tersebut berakhir di waru namun kali ini saya melakukan kesalahan yang kedua. Saya masuk ke tol Surabaya-Gempol lagi.

Sampai disitu saya sadar kalau tol Surabaya Gempol baru bisa turun kalau sudah sampai Sidoarjo. Nah ini saya baru merasa kalau pada saat di awal kita salah kita akan sulit sekali putar balik ataupun berbelok. Kehidupan kita saya pikir juga begitu. Banyak diantara kita yang awalnya mengambil jalan yang salah sehingga kita tidak dapat dengan mudah untuk kembali ke jalur yang benar padahal sebenarnya kita tahu, tetapi karena situasi dan kondisi yang kita pilih sudah tidak membolehkan kita untuk berbelok maka kita tidak ada pilihan.

Kembali kecerita saya, akhirnya saya mengambil jalan turun di Sidoarjo dan kemudian langsung menuju ke Krian. Dan akhirnya bisa pulang, Mungkin Allah mempunyai kehendak yang pada intinya kita harus tetap berjuang untuk kembali pada jalan yang benar.

Tidak ada komentar: